Tips Bisnis Walet untuk Pemula yang Sangat Menguntungkan – Keberadaan makhluk lain selain manusia di bumi ini, selain bisa menjadi penyeimbang ekosistem. Juga bisa menjadi lahan untuk mendapatkan keuntungan. Belakangan ini ramai bermunculan pelaku usaha burung walet. Fenomena ini memunculkan banyak pertanyaan apakah bisnis ini bisa menghasilkan untung yang banyak. Jawabannya adalah tentu. Sekarang banyak orang mengeluhkan susahnya mendapat pekerjaan di tambah lagi dengan tingginya harga makanan, maka masyarakat sangat keresahan. Namun di tengah himpitan ekonomoni menjadikan setiap orang selalu berusaha mencari berbagai peluang usaha agar kehidupannya lebih baik. Namun hal tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan karena banyaknya faktor yang perlu di pertimbangkan. Misalnya adalah modal usaha, sarana dan prasarana, skill yang di miliki dan sebagainya.
Oleh karena itu bisnis sarang burung walet bisa kamu coba. Peluang bisnis ini di kembangkan di negara kita, karena pada umumnya populasi walet berada pada wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia dan China. Dengan memanfaatkan keuntungan geografis dan alam kita akan populasi burung walet, kita dapat mengambil kesempatan ini dengan menjadikannya salah satu peluang bisnis yang menggiurkan. Dengan kata lain untuk mengatasi himpitan ekonomi diatas maka mengelola bisnis sarang burung walet adalah pilihan yang tepat.
1. Lokasi Usaha
Setiap usaha yang dijalankan, hal utama yang harus sudah di siapkan adalah lahan. Lokasi kandang dan lingkungan sangat mempengaruhi hasil dari budidaya ini. Untuk itu kamu disarankan memiliki lokasi yang tepat. Lokasi di wilayah dataran rendah dengan ketinggian maksimum 1.000 mdpl sangat di sarankan. Selain itu, kamu juga harus memilih lokasi yang jauh dari keramaian dan jauh dari gangguan hewan lain pemakan daging. Kamu dapat memiliki lokasi seperto hutan terbuka, persawahan, pantai, danau dan rawa-rawa.
Baca Juga : Rekomendasi Usaha Bidang Kecantikan yang Menjanjikan
2. Fasilitas
Setelah lahan sudah fix, maka selanjutnya adalah penyediaan fasilitas. Sarana dan peralatan yang di butuhkan dalam bisnis sarang burung walet berupa pengecekan susu, kelembapan dan penetang serta bentik dan konstruksi gedung. Dalam menjalankan bisnis ini di perlukan gedung yang di buat mirip seperti gua alami dengan suhu 24-26 derajat celcius dan kelembaban sekitar 80-95%. Untuk mendapatkan suhu terbaik kamu harus melapisi plafon menggunakan sekam dengan tebal 20 cm. Kemudian buat saluran air atau kola di dalam gedung. Dalam budidaya sarang walet, pada umumnya gedung yang di buat berukuran 10×15 meter persegi dan semakin tinggi gedung semakin baik.
3. Pembibitan
Selanjutnya, dalam cara bisnis walet adalah proses pembibitan. Untuk pemilihan bibit, kamu dapat memilih burung writi sebagai indukan dan usahakan agar burung tersebut dapat bersarang digedung baru. Caranya adalah lakukan pemancingan dengan memutar rekaman suara walet atau sriti. Waktu yang tepat adalah sekitar jam 4 hingga 6 sore. Penetasan telur burung walet berperan penting untuk memperbanyak populasi burung walet. Telur dapat di peroleh ketika melakukan panen buang telur.
4.Pemeliharaan
Pemeliharaan ketika budidaya sarang walet dapat di mulai dari perawatan ternak, sumber pakan dan pemeliharaan gedung atau kandang. Untuk perawatan ternak biasanya adalah penetasan anak burung tidak dapat makan sendiri sehingga kamu dapat menyuapi menggunakan kroto tiga hari sekali. Setelah berumur 10 hari kamu dapat memindahkan anak burung tersebut ke dalam kotak khusus yang memiliki alat pemanas disetiap sudut. Setelah berumur 43 anak burung mulai bisa terbang. Untuk sumber pakan umumnya burung walet mencari makan sendiri. Makanan dari burung walet adalah serangga kecil. Namun sebagai makanan tambahan kamu bisa menanam tanaman dengan tumpang sari.

