Cara Memulai Bisnis Bengkel untuk Pemula agar Cepat Cuan

Cara Memulai Bisnis Bengkel untuk Pemula agar Cepat Cuan

Cara Memulai Bisnis Bengkel untuk Pemula agar Cepat Cuan – Di era new normal seperti saat in, kondisi umum yang mengedepankan perlunya kendaraan yang sehat untuk mendukung mobilitas masyarakat membuat edukasi para pegiat otomotif menjadi penting. Otomotif sebagai salah satu industri strategis, membuat peluang usaha bengkel di Indonesia tumbuh cukup baik dan sangat besar. Ini juga terpantau dari data penjualan industri otomotif yang terus meningkat. Bangkitnya industri otomotif yang terus meningkat di harapkan mampu memberikan angin segar terhadap perekonomian nasional.

1. Passion

Modal utama yang harus di miliki adalah passion, hobi dan kesukaan pada dunia otomotif karena itu yang membuat kita bersemangat setiap hari untuk menangani bisnis. Harus turun tangan sendiri untuk bertemu dengan customer dan mengetahui keluhan yang mereka hadapi. Di karenakan ketika bisnis berjalan, artinya kamu akan menhalankan passion.

2. Goals & Belajar

Membuka usaha itu harus memiliki tujuan yang ingin di capai. Membangun bisnis ini tidak semudah yang di bayangkan. peter Nawilis mengakui bahwa ketika bisnisnya sempat anjlok, saat itu dia merasa sudah tidak mampu menangani bengkel lagi. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang mentor. Saya tidak tahu semisal bisnis harus ada coaching dan mungkin setelah coaching kamu juga akan melihat bahwa banyak hal yang tidak kamu ketahui. Kamu akan belajar banyak hal dan dari situ kamu akan melihat jauh ke depan.

3. Positioning

Bagi yang ingin memulai bisnis bengkel. Melakukan riset market menjadi kunci utama dalam berbisnis. Kamu harus memahami segmen mana yang mau di sasar. Dari situ kamu harus mengetahui targe pasar serta positioning bengkel mau seperti apa. Dengan begitu nantinya kita bisa dengan mudah mengetahui Unique Selling preposition. Di bandingkan dengan kompetitor. Kamu harus memiliki keunikan yang menonjol. Untuk yang sudah memiliki bisnis, kalian bisa melakukan scanning kekurangan bisnis dari 4 faktor yaitu brand management, operation management, service marketing dan financial management.

Baca Juga : Rekomendasi Bisnis Simple untuk Anak Sekolah

4. Survei Lokasi

Setelah tiga hal di atas, dari segi persiapan poin ini menjadi hal yang harus kamu perhatikan sebelum membuka bengkel kendaraan bermotor. Mapping lokasi yang strategis juga sangat penting terutama untuk yang baru membuka cabang, Mendirikan bengkel baru atau cabang harus benar-benar dari survei lokasi. melakukan perhitungan dan lainnya yang menjadi tolak ukur untuk menyusun investasi sehingga capital expenditure atau pembelanjaan modal yang di keluarkan bisa seminim mungkin tanpa mengurang kualitas dari peralatan.

5. Sumber Daya Manusia yang Andal

Yang tidak kalah penting, montir andal untuk bengkel. Paling tidak kamu harus memiliki montir andal untuk bengkel yang andal dan dapat di percaya. Selebihnya kamu bisa meng hire pegawai lain untuk membantu montir yang di awasi oleh mekanik profesional. Bahkan untuk semakin meningkatkan skill para mekanik harus terus naik kelas agar bisa memberikan training rutin atau pelatihan kepada mereka.

6. Memilih Distributor Peralatan yang Terpercaya

Hal lain yang tentu sangat fundamental ialah soal kesiapan peralatan. Memilih peralatan adalah langkah kita dalam berinvestasi. Maka kamu bisa memilih distributor yang menjual peralatan kualitas yang bagus dan harga yang kompetitif. Yang terpenting adalah membeli alat dari distributor yang benar-benar hebat dan dapat di percaya. Dikarenakan distributor yang di percaya, biasanya sudah memiliki standar kualitas yang baik. Selain itu juga bisa di pertanggung jawabkan. Produk-produknya ketika ada  kendala bisa dengan mudah untuk berkonsultasi dengan sales terkait bahkan dari sisi after salesnya menjadi lebih mudah.

 

 

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *