Tips Mencegah Penyakit Campak Yang Harus Di Ketahui – Campak adalah penyakit menular dengan gejala seperti, demam, ruam merah, batuk, pilek, nyeri oto, dan mata merah. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti ensefalitis atau penyakit radang otak dengan bahaya laten seperti gangguan pendengaran pada penderitannya. Waspada terhadap penyakit campak dapat membantu kamu terhindari dari risiko yang terkait. Campak terjadi akibat virus bernama morbilivirus. Hindari kontak dengan penderita campak agar tidak tertular virus penyakit. Berikut ini kamu dapat melakukan beberapa tips mencegah penyakit campak yang harus di ketahui.
Penderita Memakai Masker
Selain orang yang sehat, penderita campak juga wajib memakai alat pelindung diri, seperti masker untuk mencegah penyebaran penyakit campak ke orang lain. Termasuk saat melakukan kegiatan dengan orang di dalam atau luar rumah. Penggunaan masker harus menjadi protokol kesehatan yang utama, demi keberhasilan dalam pencegahan penyakit campak.
Melakukan Vaksinasi
Langkah efektif dalam mencagah campak pada anak adalah dengan melakukan vaksinasi. Dua dosis vaksin campak yang di lakukan terbukti ampuh dalam mencegah seseorang terinfeksi. Ada dua vaksin jenis yang tersedia, yaitu vaksin MMR dab MMRV. Vaksin MMR merupakan vaksinasi 3-in-1 yang mampu melindungi anak dari penyakit campak, gondong, dan rubella. Vaksin lainnya adalah MMRV, vaksin ini bukan hanya melindungi tubuh terhadap infeksi campak, gendong, dan rubella saja. Tetapi juga mencakup perlindungan terhadap cacar air. MMRV sebaiknya di lakukan saat anak berusia 12 bulan, dengan dosisi kedua saat anak berusia antara 4-6 tahun. Pasca vaksinasi, sejumlah efek samping ringan bisa saja muncul, seperti demam dan ruam. Dalam kasus yang jarang terjadi, kejang-kejang dan penurunan jumalh trombosit menjadi efek samping yang perlu mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Menjaga Pola Hidup Sehat
Pencegah penyakit campak dengan perilaku hidup sehat. Lakukan olahraga rutin, mendapatkan cukup nutrisi untuk tubuh, minum cukup cairan, dan kebiasaan hidup sehat lainnya. Lengkapi kebutuhan suplemen vitamin A pada konsumsi harian kamu. Untuk menghindari risiko buruk dari campak. Konsumsi suplemen vitamin A juga berfungsi mencefah komplikasi seperti kerusakan mata, kebutaan, hingga kematian.
Baca Juga: Rekomendasi Bisnis Simple untuk Anak Sekolah
Menghindari Berpergian Ke Wilayah Yang Rentan Wabah Campak
Sebelum kamu mulai berpergian, pastikan untuik memeriksa kondisi di setiap kota atau negara yang kamu kunjungi. Pemeriksaan penting untuk mencegah penularan penyakit campak. Penyakit campak umum terjadi di banyak negara, seperti eropa. Timur tengah, asia, pasifik, dan afrika. Sebagai contoh di Amerika Serikat banyak kasus campak di temukan pada wisatawan yang tidak di vaksinasi selama melakukan perjalanan internasional. Kemudian menyebar campak kepada orang-orang yang belum sepenuhnya mendapatkan vaksin di negara amerika serikat. Pemeriksaan sejak awal kondisi kesehatan suatu negara atau menghindarinya sama sekali adalah langkah bijak yang dapat di lakukan oleh seseorang yang ingin berwisata.
Isolasi Penderita
Batasi interaksi dengan penderita. Jika perlu lakukan isolasi secara mandiri untuk menghindari penyebaran virus campak. Virus campak dapat menular dari satu orang ke orang lainnya. Jika di lakukan isolasi antara penderita dan orang yang sehat, maka sulit untuk menghilangkan penyakit campak sepenuhnya di area tersebut.
Menghindari Interaksi Langsung Dengan Penderita
Hindari kontak langsung dengan penderita untuk mencegah penyakit campak. Droplet atau tetesan kecil yang tersebar di udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara dapat menyebabkan orang di sekitarnya tertular campak. Pastikan membatasi interaksi dengan penderita. Jika ingin berkomunikasi lakukan melalui chat atau telepon dari smartphone. Namun, bila terpaksa harus berkunjung pastikan kamu menggunakan alat pelindung diri dengan masker, sarung tangan dan lainnya.

